<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111</id><updated>2012-02-16T01:39:07.214-08:00</updated><category term='traveling'/><category term='sport'/><category term='motivasi'/><category term='personal'/><category term='skripsi'/><category term='tokoh'/><category term='bencana'/><category term='poetry'/><category term='solusi'/><category term='chemistry'/><category term='ekonomi'/><category term='politic'/><category term='friend'/><category term='autobiografi'/><category term='hukum'/><category term='drugs'/><category term='Malang'/><category term='makanan'/><category term='medicine'/><category term='biografi'/><title type='text'>Amazing Life</title><subtitle type='html'>Hidup adalah Anugerah yang terindah</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-8792514546255619345</id><published>2008-01-29T15:37:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T15:40:17.400-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='personal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='autobiografi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='solusi'/><title type='text'>Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari</title><content type='html'>Pengalaman Menarik Menjaga Ujian Pasca Sarjana (S2)  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Meskipun statusku belum lulus sarjana (S1) tetapi seringkali aku ditugasi oleh profesorku (yang mengajar S2) untuk menjaga ujian. Hal ini disebabkan (mungkin) oleh kedekatanku dengan profesorku itu sehingga beliau seringkali mempercayakanku untuk menjaga ujian, terlebih ketika beliau berhalangan hadir. Apalagi kita berdua memiliki visi yang sama, yaitu sama-sama membenci “kecurangan”, khususnya kecurangan pada saat ujian. Suatu kali, aku ditugasi oleh beliau untuk menjaga ujian para calon magister. Aku sempet canggung juga kala itu. Memang sih, aku seringkali ditugasi untuk menjaga ujian, tetapi itu ujian adik-adik tingkatku. Aku belum pernah menjaga ujian di level yang lebih tinggi dari levelku.&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Pertama kali aku mendapatkan tugas itu, aku sempet &lt;i&gt;keder&lt;/i&gt;. Aku takut kalo nantinya aku diremehin mereka. Apa kedudukanku sehingga aku berani melarang ketika nantinya mereka berbuat “hal-hal yang tidak diinginkan”?&lt;br /&gt;Seringkali aku mengabaikan pertanyaan itu dan memantapkan hatiku untuk melakukan tugas tugas “mulia” tersebut dengan baik, dengan caraku! Dan inilah pengalamanku selama beberapa kali menjaga ujian pasca sarjana.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=kuliah1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/kuliah1.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=kuliah2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/kuliah2.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Inilah suasana ketika aku menjaga ujian pasca sarjana. Memang terlihat tenang tapi dibalik semuanya itu, banyak terjadi “kemaksiatan”. Mereka yang notabene pekerjaannya adalah guru dan dosen ini, ketika menghadapi ujian, ternyata juga sama saja kelakuannya dengan mahasiswa atau siswanya pada umumnya. Di tengah ujian yang tenang, hampir 50% dari mereka ini pada &lt;i&gt;umeg&lt;/i&gt; sendiri, &lt;i&gt;tolah-toleh&lt;/i&gt;, nyalin jawaban orang lain (memang sih ada beberapa yang percaya diri sendiri dalam mengerjakan). Ketika semua ini terjadi, aku cuman bisa memelototin mereka (kadang ada juga yang ganti memelototin aku. Jadinya dalam ruangan itu terjadi aksi pelotot-pelototan, hehehe...seru juga!). Aku membiarkan saja semua tindakan mereka ini (sebenarnya sih aku takut menegur mereka, takut kurang ajar ama orang tua, kan umur mereka kebanyakan diatas 30 tahun, hehehe...Alasan aja!)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Aku lebih menerapkan “jalan damai” daripada menegur, yaitu mencatat nama-nama para calon S2 itu dan menyerahkan “catatan kriminal” itu ke tangan profesorku. Biarlah “Yang Berwenang” aja yang mengambil tindakan terhadap mereka (biasanya nilai ujiannya didiskon lumayan gede).&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Ada juga lho pengalaman lucunya. Ketika itu ditengah berlangsungnya ujian (yang waktunya udah setengah jalan), ada seorang dari mereka, yang boleh dibilang umurnya udah “matang” banget. Dia tiba-tiba berdiri dan berjalan kearahku sembari berkata,”Mas, sory ya, saya gak bisa ngerjain soal ini. Saya mau pulang aja, permisi!” sambil menyerahkan hasil ujiannya yang “sudah” kosong melompong kepadaku. Nah loh...&lt;br /&gt;Aku cuman bisa berdecak kagum &lt;i&gt;kayak&lt;/i&gt; cicak. Ck...ck...ck...&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Dari semua pengalaman ini, aku jadi terhenyak (cie...). Bagaimana nantinya nasib pendidikan kita ini jika tenaga pendidiknya aja berbuat “seperti ini”. Jangan salahkan jika mahasiswa atau siswanya mengikutin &lt;i&gt;trend&lt;/i&gt; “gurunya”, baik itu ketidakjujurannya dan ketidakbertanggungjawabannya. Jangan heran kalau seringkali mereka membanggakan usaha mereka yang berhasil dalam mencontek. Kalo gak nyontek, gak asyik. Bahkan dalam hati mereka terpampang slogan,”Sekali Mencontek, Tetap Mencontek. Hidup Mencontek!”. Kalo menurutku sih semua “perbuatan” ini merupakan awal dari “lingkaran setan” budaya korupsi yang merajalela di negeri ini. &lt;i&gt;Lha wong &lt;/i&gt;sejak kecil aja sudah biasa berbuat curang.&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Mau jadi apa bangsa kita tercinta ini kalau begini terus?&lt;br /&gt;Jadi Bangsa “Pencontek” yang tidak pernah kreatif berkarya, hanya terus-menerus mencontek hasil karya bangsa lain?&lt;br /&gt;Pantesan aja negara kita ini sering dibodohi oleh negara asing!&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Thanks to: My Prof, Profesor Effendi, yang selalu menginspirasi diriku.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-8792514546255619345?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/8792514546255619345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=8792514546255619345' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/8792514546255619345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/8792514546255619345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/guru-kencing-berdiri-murid-kencing.html' title='Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-1089359727277073335</id><published>2008-01-29T15:33:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T15:35:41.567-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ekonomi'/><title type='text'>Oh Krupuk...Nasibmu Kian Terpuruk!</title><content type='html'>Harga Tepung dan Minyak Goreng Melambung, Tukang Krupuk Limbung  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=pengoperasian-mesinkerupuk.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/pengoperasian-mesinkerupuk.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Di beberapa media yang kubaca, banyak yang memberitakan mengenai kenaikan tajam harga minyak goreng dan tepung terigu. Heh...inilah nasib rakyat kita kini. Belum sempet menghela nafas setelah dihantam dengan kenaikan harga kedelai, eh sekarang di&lt;i&gt;bogem&lt;/i&gt; lagi dengan kenaikan harga tepung dan minyak goreng. Jika kemarin banyak pengusaha tempe yang menangis, sekarang banyak pengusaha krupuk yang meringis.&lt;br /&gt;Oh nasib...ya nasib...Mengapa begini?&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;“Berita duka” ini tidak hanya membuat gempar rakyat Indonesia pada umumnya, tapi juga membuat “ramai” keluargaku pada khususnya. Ibuku yang doyan banget makan krupuk (beliau bersemboyan, &lt;i&gt;No Krupuk...I Cry...&lt;/i&gt;) sempet ngomel-ngomel dengan kondisi per-krupuk-an sekarang ini. Yang ukurannya makin kecil-lah, yang rasanya kurang nikmat-lah, pokoknya banyak banget keluhannya. Ketika aku berusaha memahami perasaan ibuku, aku jadi semakin memahami perasaan tukang krupuk di seluruh Indonesia. Mereka harus susah payah peras otak agar usahanya tidak gulung tikar.&lt;/p&gt;  &lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;What next&lt;/i&gt;? Selanjutnya apalagi yang harganya bakalan melambung dan siapa lagi yang bakalan menangis karena usahanya terancam bangkrut?&lt;br /&gt;Aku cuman bisa bertanya...pada rumput yang bergoyang...&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Thanks to: Ibunda&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-1089359727277073335?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/1089359727277073335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=1089359727277073335' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/1089359727277073335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/1089359727277073335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/oh-krupuknasibmu-kian-terpuruk.html' title='Oh Krupuk...Nasibmu Kian Terpuruk!'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-5628150386448691262</id><published>2008-01-29T15:30:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T15:32:29.100-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>Selamat Jalan Pak Harto &amp; Mr.Mack</title><content type='html'>Akhir Perjalanan dari Bapak Pembangunan dan Bapak Filosofi Kimia UM  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=suhartoa.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/suhartoa.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Hari Minggu yang lalu, bangsa kita dikagetkan (meskipun ada juga yang gak...) dengan adanya pernyataan bahwa mantan presiden Suharto mangkat! Seluruh masyarakat di negeri ini terhenyak dan terdiam sejenak. Sehari penuh semua stasiun televisi yang ada di negeri ini memberitakan mengenai hal ini. Seluruh acara hiburan yang biasanya mendominasi di hari minggu diganti dengan berita duka ini secara terus-menerus. Pak Harto, orang “kuat” di negara kita ini, seakan-akan telah kehilangan kekuatannya dan mengakhiri perjalanan hidupnya setelah mengalami sakit kritis selama 24 hari lamanya. Sekarang beliau benar-benar &lt;i&gt;lengser keprabon &lt;/i&gt;untuk selama-lamanya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Di hari yang sama pula, di kampusku, ada berita duka pula. Seorang dosen kimia telah meninggal dunia setelah seminggu tak sadarkan diri di rumah sakit RKZ. Beliau bernama Mackinu (mahasiswa yang pernah masuk kelasnya, termasuk diriku, sering menyebutnya Mr.Mack), seorang dosen kimia dengan pengalaman dan pengabdiannya yang tak diragukan lagi. Beliau benar-benar memberikan kesan seorang pendidik yang cerdas dan berwatak cemerlang. Filosofi-filosofinya banyak mempengaruhi para mahasiswa yang pernah dibimbingnya.  &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Aku memang jarang bertemu dan berkomunikasi dengan beliau, bahkan hampir tidak pernah. Bahkan sampai saat ini, aku hanya sekali mengambil mata kuliah beliau, yaitu Dasar-dasar Sains. Aku memang kurang mengenal beliau, tapi aku memiliki kesan yang mendalam tentang beliau. Seluruh civitas kampus, khususnya jurusan kimia, begitu kehilangan sosok cerdas beliau. Padahal beliau merupakan calon Kepala Jurusan Kimia yang baru. Tapi bagaimanapun rencana manusia, Tuhanlah yang menentukan. Ternyata Tuhan berkehendak lain dan memanggil beliau di usia yang cukup produktif.&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=pemakaman.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/pemakaman.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(inilah pemakaman Mr.Mack di Desa Landungsari)&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Di hari yang sama, dua tokoh penting telah tiada. Di hari yang sama pula (Hari Seninnya), kedua tokoh tersebut dimakamkan dengan waktu yang hampir bersamaan (jam 11-an). Kedua tokoh ini memang berbeda karakter, berbeda jabatan dan berbeda kedudukan. Jika Pak Harto dimakamkan secara “glamour” di Astana Giri Bangun secara kemiliteran dengan dilayat oleh para pejabat tinggi negara, maka Mr.Mack dimakamkan secara “simpel” di sebuah makam desa secara “kedosenan” dengan dilayat oleh para “pejabat tinggi” kampus dan para mahasiswanya yang begitu mencintainya. Jika Pak Harto, semua masyarakat Indonesia mengenalnya, lalu siapa Mr.Mack? Mr.Mack hanyalah seorang dosen sederhana yang mengabdi dalam dunia pendidikan untuk kemajuan masa depan anak didiknya, seperti saya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Selamat jalan Pak Harto &amp;amp; Mr.Mack!  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Thanks to : Mr.Mack yang telah memberikan secuil pengetahuan dan filosofinya kepadaku.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-5628150386448691262?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/5628150386448691262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=5628150386448691262' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/5628150386448691262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/5628150386448691262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/selamat-jalan-pak-harto-mrmack.html' title='Selamat Jalan Pak Harto &amp; Mr.Mack'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-1350444024565024309</id><published>2008-01-29T15:24:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T15:27:54.157-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='personal'/><title type='text'>Flexiku semakin Trendy</title><content type='html'>Penambahan Jaringan (Frekuensi), Menambah Kenyamanan  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=flexi.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/flexi.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Beberapa hari yang lalu, aku diajak oleh temenku untuk pergi ke Telkom. Ternyata aku baru tahu kalau kartu flexi dapat ditambah atau diperluas jaringannya. Ketika aku pergi ke Telkom, aku kira akan dikenai biaya perluasan jaringan. Ternyata tidak dikenai biaya sama sekali alias gratis bo...Wah senangnya hatiku kalau ada yang gratisan, hehehe...&lt;br /&gt;Apalagi aku kirain akan memakan waktu berhari-hari eh...ternyata gak sampai 5 menit udah selesai prosesnya. Cepet banget!&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Ternyata tidak hanya dapat menambah luas jaringannya, tetapi juga dapat menambah &lt;i&gt;phone memory&lt;/i&gt; hingga mencapai 250 item. Khusus untuk yang ini dikenai biaya 5000 perak doang, murah kan! Tapi aku gak ngambil fasilitas ini karena kata mbaknya yang nge-layanin diriku (ceile...ngelayanin...) untuk kartu flexi yang berwarna merah, &lt;i&gt;phone memory&lt;/i&gt;nya maksimal udah 250 item. Gak bisa ditambah lagi. Tapi kalau kartu flexi yang warnanya putih itu bisa ditambah.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Sekarang flexiku asyik aja kalau dibuat telepon. Biasanya kalau telepon didalam ruangan sering berbunyi &lt;i&gt;nut...nut...&lt;/i&gt;dan kemudian sering &lt;i&gt;signal lost &lt;/i&gt;atau kadang suara peneleponnya terdengar putus-putus, gak jelas. Tetapi sekarang, semenjak kuperluas jaringannya, semakin nyaman dibuat telepon, gak ada gangguan.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Flexi semakin trendy,&lt;i&gt;euy...&lt;/i&gt; Mohon terus ditingkatkan pelayanannya. Ini bukan iklan lho, tapi saran...&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Thanks to : Husni&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-1350444024565024309?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/1350444024565024309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=1350444024565024309' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/1350444024565024309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/1350444024565024309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/flexiku-semakin-trendy.html' title='Flexiku semakin Trendy'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-8134785713687885013</id><published>2008-01-22T16:16:00.000-08:00</published><updated>2008-01-22T16:19:02.263-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biografi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politic'/><title type='text'>Suharto Kritis, Cendana Miris</title><content type='html'>Hitam Putih daripada Bapak Pembangun&lt;i&gt;en&lt;/i&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Memang jika ditilik dengan teliti, pembangunan di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari jasa besar Pak Harto, presiden kedua RI (dan paling lama...). Orang “kuat” (mungkin karena sering minum jamu kuat lelaki kali yee...) di jaman orde baru sampai sekarang ini memang merupakan tokoh sentral dalam perjalanan bangsa ini. Pak Harto begitu berjasa besar bagi bangsa ini dengan segudang prestasi di masa lampau dan menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar di mata dunia internasional.&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=suharto1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/suharto1.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(ini foto daripada Pak Harto yang agak bugar)&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Bagi sebagian besar rakyat Indonesia, Pak Harto juga ber&lt;b&gt;dosa besar&lt;/b&gt; bagi bangsa ini. Mulai KKN yang merajalela dan membudaya (sampai sekarang), kebijakan ekonomi yang salah (yang mengakibatkan negara ini kaya akan hutang), “pengekangan” demokrasi, sampai kehidupan anak-anaknya yang tak jauh dari korupsi dan tragedi; sehingga semakin menambah penderitaan rakyat banyak, khususnya bagi rakyat kecil.&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Aku pernah melihat disalah satu stasiun swasta (kalo gak salah QTV, acaranya bernama Impact dengan &lt;i&gt;anchor &lt;/i&gt;Peter F Gonta) mengenai perbincangan dengan penulis buku biografi Pak Harto (aku lupa nama penulisnya, pokoknya seorang wanita). Aku masih ingat, penulis itu mengatakan kalo kesalahan terbesar Pak Harto bagi bangsa ini adalah &lt;b&gt;terlalu menyayangi dan memanjakan anak-anaknya&lt;/b&gt;. Inilah yang menjadikan petaka secara tidak langsung bagi bangsa ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Lho kok bisa? Menyayangi dan memanjakan anak kok gak boleh?&lt;br /&gt;Boleh, asal bener aja...Masalahnya Pak Harto ini terlalu “memanjakan” mereka dengan cara menempatkan mereka langsung pada posisi direktur di yayasan yang dia bentuk (meskipun ada pula anaknya yang mulai dari bawah). Pak Harto ini memiliki tujuh yayasan (kalo gak salah inget sih...), salah satunya Yayasan Supersemar (biasanya kasih beasiswa pendidikan) yang sekarang ini lagi heboh diusut karena adanya kebocoran dana. Nah, anak-anaknya ini ternyata “belum kuat secara mental” (atau mungkin juga nuraninya emang bejad) sehingga mereka dan kroni-kroninya seringkali menyelewengkan kebijakan untuk kepentingan mereka sendiri dan ini dibiarkan saja berlangsung oleh ayahandanya (atau memang uda dapat restu demikian, aku juga gak tahu, tebak aja sendiri...). Tapi bagaimanapun juga, Keluarga Cemara, eh...Cendana begitu berterima kasih kepada God Fathernya, yaitu Pak harto, karena jasa beliaulah Cendana menjadi keluarga yang “&lt;b&gt;besar&lt;/b&gt;” (baik dari segi materiil sampai segi duit-il juga, hehehe...).&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=suharto2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/suharto2.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(ini foto daripada Pak Harto yang sedang kritis)&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Seperti yang kita lihat beberapa minggu ini, kesehatan Pak Harto lagi naik-turun. Bisa dibilang lagi kritis. Nah, di masa-masa inilah Keluarga Cendana begitu harap-harap cemas. Setiap hari selalu saja ada konferensi pers yang menjelaskan kondisi kesehatan Pak Harto. Anak-anaknya memang harus selalu menyiapkan mental kalo Pak Harto kembali &lt;i&gt;lengser keprabon&lt;/i&gt; untuk kedua kalinya (bener-bener &lt;i&gt;lengser &lt;/i&gt;dari dunia ini).&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-8134785713687885013?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/8134785713687885013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=8134785713687885013' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/8134785713687885013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/8134785713687885013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/suharto-kritis-cendana-miris.html' title='Suharto Kritis, Cendana Miris'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-2787868532813390906</id><published>2008-01-22T16:12:00.000-08:00</published><updated>2008-01-22T16:14:24.829-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='solusi'/><title type='text'>Anomali Hukum</title><content type='html'>“&lt;i&gt;Ada Uang Hukum Ditendang, Tak Ada Uang Anda yang Ditendang”&lt;/i&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=sidang.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/sidang.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Tragis memang di negara ini, yang menyatakan Negara Hukum, tapi hukum malah diperjualbelikan. Tulisan ini aku buat karena aku begitu gemes dengan praktek hukum yang kian tidak transparan dan tidak masuk akal di negeri ini. Aku seringkali kena incaran para polisi yang mencari &lt;i&gt;duit&lt;/i&gt; dengan cara mencari-cari kesalahan. Untung saja (untung atau buntung yee...) aku ini orang yang taat hukum (gak mau dengan “jalan damai”, mending ditilang). Tapi ternyata aku salah, di pengadilan pun juga ada calonya yang menerapkan praktek “jalan damai”. Kalo uda begini, aku sebutin &lt;b&gt;satu nama yang berkuasa&lt;/b&gt;, yaitu Pak Lukman, bokapku (Soalnya banyak pegawai kepolisian yang sering benerin motor ke bengkel bokap, hehehe...). Meskipun ini dapat dikategorikan kolusi, habis mau bagaimana lagi, pengadilan kita kan ngikutin UUD (Ujung-Ujungnya Duit).&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Aku jadi inget di Ponorogo ada seorang ayah yang begitu membutuhkan duit buat anak bininya sehingga dia nekat mencuri uang 6000 perak dari warung pangsit. Tapi na’as, dia ketahuan pemilik dan dituntut sehingga dia dipenjara enam bulan.&lt;br /&gt;Bandingin dengan para pejabat kita yang korup, yang mencuri uang ratusan &lt;i&gt;jeti&lt;/i&gt;. Dia cuman dipenjara beberapa hari. Cuman bayar uang jaminan, bebas deh...&lt;br /&gt;Emang sih, dosanya sama, tapi dilihat dari segi logika, bener-bener gak masuk akal.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Aku juga pernah baca di media, ada seseorang yang melapor mengenai suatu pembajakan yang terjadi. Dia menuntut polisi dan kejaksaan untuk menindaklanjuti laporannya itu. Tapi, polisi dan kejaksaan tidak juga mengurus laporannya. Ketika dia bertanya kenapa kok tidak ditindaklanjuti, mereka menjawab harus ada “&lt;b&gt;LP&lt;/b&gt;-nya”. Dia mengira LP itu adalah Laporan Perkara dan dia merasa sudah membuatnya. Tapi kemudian mereka bilang LP itu adalah ”&lt;b&gt;Lauk Pauk&lt;/b&gt;” alias uang pelicin. Nah lho...duit lagi,duti lagi...Capek deh...&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Aku jadi salut ama pertunjukkan monolognya Butet Kertarajasa alias SBY (Si Butet Yogya) yang berjudul &lt;i&gt;Sarimin&lt;/i&gt;. Disitu juga dibeberkan dosa-dosa dan kebusukan para penegak hukum yang ada kebanyakan di negara kita. Dan aku rasa, memang itulah sebagian besar gambaran nyata yang terjadi pada hukum di negara kita. Aku juga masih inget nasihatnya,”&lt;i&gt;Karena kamu benar maka kamu salah&lt;/i&gt;”.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Tulisan ini dibuat tidak untuk semakin menjatuhkan hukum, tetapi mengingatkan kembali keadilan hukum yang sebenarnya, yang telah diselewengkan oleh para penegak hukum.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-2787868532813390906?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/2787868532813390906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=2787868532813390906' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/2787868532813390906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/2787868532813390906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/anomali-hukum.html' title='Anomali Hukum'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-8247886340501597582</id><published>2008-01-22T16:02:00.000-08:00</published><updated>2008-01-22T16:10:39.741-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='personal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sport'/><title type='text'>Suporter Anarkis!</title><content type='html'>Sisi Kelam Persepakbolaan Indonesia dan Dunia  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=i3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/i3.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;“&lt;i&gt;Hujan peluru di negri Itali, Hujan batu di negri sendiri&lt;/i&gt;”&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Itulah gambaran yang terjadi dalam aksi kerusuhan para suporter sepakbola. Kita tentu masih ingat, di Italia seorang polisi tewas mengenaskan yang disebabkan oleh ulah suporter yang berujung pada aksi anarkis. Masih ingat juga kan kematian seorang &lt;i&gt;Laziale&lt;/i&gt;, suporter Lazio karena tembakan polisi dalam suatu kerusuhan antar suporter di kota Roma. Semua kejadian memilukan ini langsung ditanggapi oleh pemerintah Italia dengan menggelar rapat istimewa untuk membahas aksi anarkis para suporter.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Masih hangat pula berita kerusuhan yang terjadi di Lapangan Brawijaya, Kediri dimana Aremania “mengamuk” karena wasit yang bertindak tidak adil. Ironis memang karena Aremania musim lalu ditahbiskan sebagai suporter terbaik di Indonesia. Tapi sekarang namanya tercoreng gara-gara oknum Aremania tak bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Suporter memiliki arti orang yang mendukung suatu lembaga. Jadi tugasnya adalah men&lt;i&gt;suport&lt;/i&gt;, menyemangati, memberikan dukungan kepada suatu tim (kasusnya dalam olahraga) yang dibela dan dibangga-banggakan.  &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Aku juga seorang suporter sepakbola. Aku meng&lt;i&gt;gandrung&lt;/i&gt;i tim kotaku yaitu Arema. Tapi jujur aja aku belum pernah nonton langsung di stadionnya, baik di Gajayana maupun Kanjuruhan. Soalnya ku takut kalo-kalo ada kerusuhan, bisa-bisa wajahku yang tampan ini kena lempar batu nyasar lagi, hehehe...Dulu sih pernah aku nonton sepakbola di stadion, tapi itu dulu waktu usiaku masih 5 tahun, itu aja diajak ama bokap yang juga &lt;i&gt;gilbol&lt;/i&gt;. Karena itu, mendingan nonton di TV, lebih nyaman, dengan ditemani camilan dan segelas kopi hangat. Gak kepanasan, gak keujanan, apalagi kena timpuk batu...Gak la yauw...&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-8247886340501597582?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/8247886340501597582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=8247886340501597582' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/8247886340501597582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/8247886340501597582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/suporter-anarkis.html' title='Suporter Anarkis!'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-8180839483126431155</id><published>2008-01-17T17:12:00.000-08:00</published><updated>2008-01-17T17:15:27.577-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Malang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='solusi'/><title type='text'>Konversi Elpiji di Rumahku</title><content type='html'>Sulitnya Memodernisasi Masyarakat Indonesia   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Dua minggu yang lalu, keluargaku mendapatkan bantuan konversi elpiji dari pemerintah.&lt;br /&gt;Hal ini kusambut dengan luar biasa karena di keluargaku belum pernah memakai kompor elpiji. Tapi ibuku menyambutnya dengan biasa aja, bahkan cenderung takut. Maklum pemikiran “orang dulu”, takut kalo meledak-lah, bahaya-lah, mahal-lah. Padahal sudah banyak sosialisasi mengenai kompor elpiji ini kalau kompor ini aman, hemat dan lebih cepat dalam memasak. Tapi tetep juga ibuku gak mau percaya meskipun aku juga sering menjelaskan sampai bibirku berbusa.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Meskipun demikian, akhirnya kuambil juga bantuan tersebut dan kurakit sendiri. Memang sih, dari kualitas kompornya gak begitu bagus. Regulatornya agak gak fungsi tapi dengan sedikit modifikasi akhirnya menyala juga kompor itu. Namun ibuku tetep juga gak mau pake tuh kompor (takut atau gak bisa nyalain ya? hehehe) sehingga nyaris tuh kompor nganggur. Sempet kuajarin sih cara ngoperasiin tuh kompor, tapi beliau juga masih &lt;i&gt;malu-malu kucing&lt;/i&gt;. &lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Pernah dibuat untuk memasak nasi dan menggoreng tapi hasil masakannya jadi gosong semua. Ketika kutanya ke beliau, ibuku menjawab,&lt;b&gt;” Gak lagi pake kompor elpiji, matengnya kecepetan. Ditinggal bentar eh masakannya udah mateng”&lt;/b&gt;. Akhirnya ibuku kembali memakai kompor minyak tanah kesayangannya (dasar orang udik, hehehe).&lt;br /&gt;Jadinya tuh kompor cuman dipake untuk memasak air doang karena cepet mendidihnya, sampai sekarang.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=elpiji1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/elpiji1.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=elpiji2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/elpiji2.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(ini nih tabungnya)&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Mungkin ibuku inilah gambaran masyarakat &lt;i&gt;tempo doeloe&lt;/i&gt;, yang memang adalah sebagian besar gambaran masyarakat Indonesia. Ini terbukti dari sekian banyaknya bantuan konversi elpiji tapi masih banyak yang tidak diambil. Di halaman kelurahanku saja banyak kompor elpiji yang nganggur tanpa “pemilik”. Mungkin karena mereka gak tahu dan gak mau merubah gaya hidup yang sudah paten memakai kompor minyak tanah.&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Ada juga yang sudah diberi tapi sampai sekarang nganggur tidak dipergunakan. Ya mungkin seperti ibuku tadi gak tahu mesti diapain. Bahkan ada yang uda diberi bantuin eh setelah itu kompornya dijual. Bahkan yang lebih parah lagi kasus di Malang Selatan yang kubaca di koran. Pemda disana sempet meniadakan “keberadaan” minyak tanah karena masyarakatnya sudah diberi bantuan kompor elpiji. Walhasil, oleh karena masyarakat disana belum siap dengan keberadaan kompor elpiji maka mereka menjualnya dan karena juga tidak bisa memasak dengan kompor minyak tanah maka mereka beralih lagi ke cara tradisional yaitu dengan membabat hutan untuk dijadikan kayu bakar. Parah gak tuh...&lt;br /&gt;Inilah yang membuat pusing Pertamina, hehehe...&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Wah...wah...ternyata gak semudah itu ya mengubah gaya hidup dan pola pikir masyarakat kita ini. Pemerintah harus berpikir keras untuk memodernisasi perilaku masyarakatnya. Inilah PR yang sulit buat pemerintah. Aku punya saran buat pemerintah. Sarannya adalah &lt;b&gt;Tolong modernisasi gaya hidup dan pola pikir ibuku dulu, baru kalo sukses aku yakin pemerintah bisa memodernisasi masyarakat Indonesia seluruhnya&lt;/b&gt;, hehehe...(ini serius lho...100%)&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Thanks to: My mom, yang sampai sekarang masih begitu “setia” dan “mencintai” kompor minyak tanahnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-8180839483126431155?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/8180839483126431155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=8180839483126431155' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/8180839483126431155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/8180839483126431155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/konversi-elpiji-di-rumahku.html' title='Konversi Elpiji di Rumahku'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-7351010155135136023</id><published>2008-01-17T17:08:00.000-08:00</published><updated>2008-01-17T17:10:55.964-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='traveling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Malang'/><title type='text'>Hutan Kota Malabar</title><content type='html'>Paru-Paru Kota di Jantung Kota Malang  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=hutan1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/hutan1.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=hutan2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/hutan2.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Inilah yang membuatku betah sekaligus bangga hidup di kota Malang. Pemkot begitu peduli terhadap kelestarian lingkungannya, khususnya untuk menghadapi banyaknya pencemaran udara. Hutan kota ini sudah begitu lama berdiri. Dahulu tempat ini adalah lapangan sepakbola. Waktu aku masih SMP, aku sering bermain bola di tempat ini. Tapi kemudian lapangan ini dijadikan hutan kota. Namun demikian, aku tidak kuatir karena di sebelah lapangan ini juga ada lapangan untuk bermain bola, meskipun ukurannya lebih kecil. Tapi malah enak, karena disamping membuat rindang, udara disekitar hutan kota itu menjadi lebih segar dan sehat.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=hutan3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/hutan3.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=hutan4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/hutan4.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Hutan kota ini begitu banyak manfaatnya. Bisa digunakan untuk rekreasi karena ditempat ini begitu teduh dan tenang sehingga membuat hati kita menjadi damai. Bisa juga untuk edukasi karena banyak tanaman pepohonan dengan nama spesies yang bermacam-macam. Hutan kota ini juga digunakan sebagai habitat konservasi burung-burung. Pokoknya, banyak sekali kegunaan yang didapatkan dari hutan kota ini.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=hutan5.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/hutan5.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Sayangnya, hutan kota ini belum digarap secara maksimal oleh pemkot. Ini terlihat belum adanya fasilitas yang memadai, seperti kursi untuk tempat duduk-duduk dan juga kurang terawatnya spesies yang hidup disini. Meskipun ada tanda larangan agar tidak merusak pepohonan dan menembak burung namun juga masih ada yang melakukan hal tersebut. Hal ini disebabkan tidak ada seorangpun penjaga ditempat ini. Disamping itu, masih adanya PKL yang berjualan di sepanjang pinggir hutan kota meskipun Satpol PP uda rutin menggelar razia. Selain itu juga digunakannya hutan kota ini sebagai tempat &lt;i&gt;esek-esek&lt;/i&gt; pada malam hari karena begitu sepi dan rindang.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Akan tetapi, meskipun begitu Hutan Kota Malabar ini memberikan suatu nuansa yang amat positif bagi kota Malang. Aku mengharapkan hutan-hutan semacam ini semakin diperbanyak di kota Malang, khususnya ditempat-tempat yang polusi udaranya sudah sangat rawan. Dan kuharap kota-kota lainnya juga meniru pembangunan hutan kota seperti ini. Semoga kota Malang menjadi “&lt;b&gt;Paris van Java&lt;/b&gt;”  (alias kota &lt;i&gt;adem&lt;/i&gt;) kembali.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-7351010155135136023?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/7351010155135136023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=7351010155135136023' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/7351010155135136023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/7351010155135136023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/hutan-kota-malabar.html' title='Hutan Kota Malabar'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-1047100289329351932</id><published>2008-01-17T17:04:00.000-08:00</published><updated>2008-01-17T17:06:53.381-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='chemistry'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='medicine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makanan'/><title type='text'>Ada Apa Dengan Tempe 2</title><content type='html'>Manfaatnya Sebagai Penawar Racun  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Terlepas dari adanya kelangkaan dan mahalnya harga tempe, ternyata tempe dapat digunakan sebagai penawar racun yang efektif dan efisien. Jika dibandingkan dengan penawar racun yang lainnya, tempe sangat mudah dijumpai dan lebih ekonomis.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Mengapa bisa demikian?&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=Tempe2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/Tempe2.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Tempe terbuat dari kacang kedelai. Kacang kedelai ini mengandung kadar protein yang tinggi. Bahkan kadar proteinnya jauh melebihi susu sapi dan telur ayam. Protein tinggi yang dimiliki oleh tempe ini dapat digunakan sebagai penawar racun.  &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Secara sederhana, prinsipnya adalah sebagai berikut. Ion-ion logam berat (racun) atau zat beracun dalam gas kendaraan bermotor, seperti gas NOx dan partikulat timbal (Pb), yang masuk kedalam tubuh kita dapat diendapkan oleh protein. Berdasarkan sifat protein tersebut, maka tempe dapat digunakan sebagai antidotum atau penawar racun.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;So, dari keterangan yang singkat ini, kita diajak untuk hidup sederhana.&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;font-size:78%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Obat tidak perlu mahal, bahkan obat tidak perlu bernama obat. Makanan keseharian kita pun sebenarnya dapat berfungsi sebagai obat penangkal racun. Bagi para ibu yang suka memasak, bumbu masakan seperti kunyit, kencur, daun sirih, daun salam, dan rempah-rempah lainnya pada umumnya juga memiliki daya penangkal racun yang akan bermanfaat untuk tubuh. Begitu juga dengan sayuran dan buah-buahan memiliki daya penangkal terhadap racun. Kemudian sebisa mungkin hindari bumbu-bumbu masakan yang merupakan bumbu sintesis. Kalau bumbu masakan dengan rempah-rempah justru lebih nikmat serta memiliki kemampuan menangkal racun, mengapa kita tidak memilih rempah-rempah saja, capek sedikit untuk sekedar mengulek nampaknya lebih baik kalau kita ingin hidup lebih sehat.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Thanks to: chem-is-try&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-1047100289329351932?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/1047100289329351932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=1047100289329351932' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/1047100289329351932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/1047100289329351932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/ada-apa-dengan-tempe-2.html' title='Ada Apa Dengan Tempe 2'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-1454008439264808363</id><published>2008-01-17T17:00:00.000-08:00</published><updated>2008-01-17T17:03:37.130-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ekonomi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makanan'/><title type='text'>Ada Apa Dengan Tempe 1</title><content type='html'>Tempe, (Akhirnya) Menjadi Barang “Mewah”    &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;“&lt;i&gt;Isuk dẽlẽ, sore tempe” &lt;/i&gt;(Pagi kedelai, sore tempe)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Mungkin paribahasa ini tidak akan digunakan lagi saat ini, mengingat tempe yang berbahan dasar kedelai kini menjelma menjadi barang mahal dan langka.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Dahulu, tempe merupakan makanan pokok yang selalu ada di meja makan. Ayahku pernah bilang,” &lt;i&gt;Gak po po ora ono iwak pẽthẽk, asal ono iwak tempe isih iso mangan enak” &lt;/i&gt;(Tidak apa-apa tidak ada ikan ayam, asal ada ikan tempe masih bisa makan enak). Tetapi sekarang, tempe menjadi sepadan dengan lauk lainnya yang tergolong mahal, seperti ayam atau ikan. Bahkan aku baca di koran banyak pengusaha tempe, khususnya di kota Malang yang terkenal dengan keripik tempenya, gulung tikar alias bangkrut. Hal ini disebabkan mereka tak mampu lagi untuk membeli bahan dasar kedelai karena harganya meroket naik. Dalam waktu tidak ada sebulan, harga kedelai melonjak tajam bahkan hampir 100% kenaikannya. Masalah ini disikapi para pengusaha tempe seluruh Indonesia dengan mengadakan unjuk rasa di depan istana presiden.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;b&gt;Mengapa tempe bisa menjadi begitu mahal?&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=Tempe1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/Tempe1.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;(Beli tempe seribu perak cuman dapet secuil ini, padahal dulu lumayan banyak)&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Konon, pemerintah terdahulu seringkali mengimpor kedelai, khususnya dari Amerika. Sampai sekarang pun, kita masih “ketagihan” dan menjadi kebiasaan untuk terus mengimpornya. Bahkan 60% produksi kedelai kita seluruhnya adalah impor. Kasihan juga petani kita ini. Katanya tanah air kita seperti &lt;i&gt;kolam susu&lt;/i&gt;, batang ditancap jadi tanaman. Tapi kita gak pernah merasakannya. &lt;b&gt;Kita ini bangsa yang bodoh atau bego sih&lt;/b&gt;? Bangsa kita kan banyak sekali menhasilkan sarjana lulusan pertanian tapi kenapa tetep juga hasil pertanian kita masih impor? Padahal dulu tahun 1992 Indonesia sempet swasembada kedelai lho!&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;"&gt;Sekarang, saat lahan untuk tanam kedelai di Amrik berkurang (karena Amrik lebih suka tanam jagung untuk digunakan bioetanol), bangsa kita kelimpungan. Harga dasar kedelai pun jadi melonjak-lonjak. Ketika pemerintah saat ini ditanya mengapa kok bisa jadi begini? Mereka malah menyalahkan pemerintah terdahulu yang katanya kebijakannya salah-lah, kurang perhitungan-lah, apa-lah. (Padahal orang yang buat kebijakannya kan sama saja, cuman ganti &lt;i&gt;chasing&lt;/i&gt; doang) Itulah bangsa kita...Sukanya cari kambing hitam daripada solusi. (Kasihan tuh kambing disalahin melulu...)&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Alasan lainnya mengapa kok impor adalah karena pemerintah menganggap kualitas kedelai yang dihasilkan oleh petani kita belum cukup bagus. Lebih bagus kedelai impor (ya iya lah). Satu lagi nih penyakit negara kita, pemerintahnya gak pernah mau kasih kepercayaan ama rakyatnya sendiri. Seharusnya, bagaimanapun juga kita harus memberi kepercayaan lebih ama kerja rakyatnya (contoh tuh Jepang!). Lagipula hasil kedelai dalam negeri gak jelek-jelek amat kok.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0.42cm; margin-bottom: 0cm;"&gt;Memang sih pemerintah kita udah mencari solusi. Seperti mencari alternatif negara lain yang mengekspor kedelai dengan harga agak &lt;i&gt;miring&lt;/i&gt; dan menghapuskan bea masuk kedelai sehingga diharapkan dapat menurunkan harga dasar kedelai. Tapi semua solusi ini hanya bersifat sementara (sejenak) dan bahkan solusi ini tidak begitu mempengaruhi harga kedelai (cuman turun 700 perak, neng). Jadi, tetep aja tempe masih jadi barang “mewah”. Ada juga pengusaha tempe yang mencampur tempenya dengan singkong supaya usahanya gak gulung tikar (Ini nih...tempe rasa singkong. Kreatif!)&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;So, bersyukurlah wahai orang-orang KERE (&lt;i&gt;including me,hehehe...)&lt;/i&gt;, akhirnya kesampaian juga kita makan makanan mewah...&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Thanks to: Jawa pos&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-1454008439264808363?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/1454008439264808363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=1454008439264808363' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/1454008439264808363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/1454008439264808363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/ada-apa-dengan-tempe-1.html' title='Ada Apa Dengan Tempe 1'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-9000825935175139550</id><published>2008-01-17T16:56:00.000-08:00</published><updated>2008-01-17T16:59:05.821-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bencana'/><title type='text'>Bengawan Solo...Riwayatmu Kini...</title><content type='html'>Indonesia Menangis  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Di awal tahun ini bangsa kita dikejutkan dengan adanya bencana dimana-mana. Mulai dari tanah longsor, gempa sampai banjir. Yang terparah adalah jebolnya tanggul dari Sungai Bengawan Solo. Sungai terbesar di Pulau Jawa ini “mengamuk” dan menenggelamkan sebagian besar wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Banyak banget sodara-sodara kita yang menderita dan terkepung banjir yang tingginya hampir mencapai 3 meter. Bahkan sampai sekarang pun deritanya belum juga berakhir. Sebagian wilayah Jawa Timur seperti di Babad Lamongan belum juga surut airnya. Beberapa media yang aku baca, banyak sekali mengkritik lambannya penanganan bencana yang ada di negeri kita. Terlalu banyak prosedur dan &lt;i&gt;tetek bengek&lt;/i&gt; (belum lagi adanya “pencurian” bantuan). Semua ini semakin memperpanjang deret penderitaan para korban bencana.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Beruntung sekali masyarakat di negeri kita ini &lt;i&gt;guyub rukun&lt;/i&gt;. Banyak sekali yang peduli dengan mendatangi langsung TKP bencana dan memberikan bantuan mereka dengan sukarela. Mungkin inilah hikmah dari semuanya. Kita menjadi semakin peduli dengan keadaan sesama. Ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi bencana. Kita dituntut untuk menjadi semakin peka terhadap lingkungan. Sudah seharusnya kita mewaspadai &lt;i&gt;warning&lt;/i&gt; dari alam untuk lebih mencintainya. Kalau terus-terusan mengabaikan &lt;i&gt;warning&lt;/i&gt; itu, wah...gak tau lagi deh, bencana apalagi yang akan menimpa negeri tercinta kita ini.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Sedih juga mendengar semuanya ini dari temenku yang keluarganya jadi korban. Bencana ini membuatku merenung, begitu kecil dan lemahnya kita ini sebagai manusia. Semakin merenung, aku teringat akan lagu Bengawan Solo ciptaan Gesang...&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;“&lt;i&gt;Bengawan Solo...Riwayatmu dulu... Air Mengalir Sampai Atap...”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Thanks to: Prita&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-9000825935175139550?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/9000825935175139550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=9000825935175139550' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/9000825935175139550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/9000825935175139550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/bengawan-soloriwayatmu-kini.html' title='Bengawan Solo...Riwayatmu Kini...'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-3314778948249082072</id><published>2008-01-15T15:41:00.000-08:00</published><updated>2008-01-15T15:47:18.679-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='solusi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='chemistry'/><title type='text'>Jangan Benci Plastik</title><content type='html'>Secuil solusi pendayagunaan limbah plastik &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=bottlenew.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/bottlenew.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Banyak diantara para pecinta lingkungan yang semakin membenci bahan-bahan plastik (seperti gambar diatas), dan mengalihkannya pada bahan-bahan kertas. Misalnya saja, ketika berbelanja ke supermarket, mereka menolak saat diberi kantong plastik sebagai wadah belanjaan. Mereka meminta kantong yang berbahan dasar kertas. Atau kalo mereka berbelanja, mereka menghindari barang-barang kemasan botolan dari plastik. Ketika ditanya, sebagaian besar alasan mereka adalah karena cinta lingkungan. &lt;i&gt;Hey man, not again! &lt;/i&gt;Itu dulu...&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Mengapa plastik dipakai sebagai wadah?&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Plastik memiliki banyak kelebihan dibandingkan bahan lainnya. Secara umum, plastik memiliki densitas yang rendah, bersifat isolasi terhadap listrik, mempunyai kekuatan mekanik yang bervariasi, ketahanan suhu terbatas, serta ketahanan bahan kimia yang bervariasi. Selain itu, plastik juga ringan, mudah dalam perancangan, dan biaya pembuatan murah.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Sayangnya, dibalik segala kelebihannya, limbah plastik menimbulkan masalah bagi lingkungan. Penyebabnya tak lain sifat plastik yang tidak dapat diuraikan dalam tanah. Untuk mengatasinya, para pakar lingkungan dan ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu telah melakukan berbagai penelitian dan tindakan. Salah satunya dengan cara mendaur ulang limbah plastik. Namun, cara ini tidaklah terlalu efektif. Hanya sekitar 4% yang dapat didaur ulang, sisanya menggunung di tempat penampungan sampah.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Akan tetapi, sekarang sudah mulai ada solusinya. Penelitian di Amerika menyatakan bahwa limbah plastik dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan minyak pelumas untuk kendaraan bermotor. Plastik, khususnya jenis polietilena, terdiri dari dua jenis yaitu &lt;i&gt;high density polyethylene&lt;/i&gt; (HDPE) dan &lt;i&gt;low density polyethylene&lt;/i&gt; (LDPE). HDPE banyak digunakan sebagai botol plastik minuman, sedangkan LDPE untuk kantong plastik. Ketika polietilena dipanaskan akan terbentuk suatu senyawa hidrokarbon cair. Senyawa ini mempunyai bentuk mirip lilin (&lt;i&gt;wax&lt;/i&gt;). Pemanasan polietilena ini menggunakan &lt;i&gt;metode pirolisis&lt;/i&gt;. Banyaknya plastik yang terurai adalah sekitar 60%, suatu jumlah yang cukup banyak. Struktur kimia yang dimiliki senyawa hidrokarbon cair mirip lilin ini memungkinkannya untuk diolah menjadi minyak pelumas berkualitas tinggi.&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;font-size:78%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sifat kimia senyawa hidrokarbon cair dari hasil pemanasan limbah plastik mirip dengan senyawa hidrokarbon yang terkandung dalam minyak mentah sehingga dapat diolah menjadi minyak pelumas. Pengubahan hidrokarbon cair hasil pirolisis limbah plastik menjadi minyak pelumas menggunakan &lt;i&gt;metode hidroisomerisasi&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;So, temen-temen, jangan benci plastik. Ternyata sekarang plastik bukan lagi menjadi “musuh” kita, tapi sudah menjadi “sahabat” kita.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Thanx to: chem-is-try&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-3314778948249082072?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/3314778948249082072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=3314778948249082072' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/3314778948249082072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/3314778948249082072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/jangan-benci-plastik.html' title='Jangan Benci Plastik'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-8493285377046607625</id><published>2008-01-15T15:33:00.000-08:00</published><updated>2008-01-15T15:37:56.900-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='traveling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Malang'/><title type='text'>Kotaku Malang, Balaikotaku Sayang</title><content type='html'>Sisi Prestisius Balaikota Malang  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=balaikota.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/balaikota.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Inilah balaikota Malang saat ini. Memasuki tahun 2008, pemkot Malang membenahi gedung balaikota ini sehingga terlihat cantik dan prestisius. Dari sisi historis, balaikota ini menyimpan suratan sejarah yang panjang dan patut dipelajari. Gedung ini pernah dibumihanguskan oleh masyarakat (pejuang) kota Malang saat invasi militer Belanda ke kota Malang. Hal ini dilakukan agar Belanda tidak dapat menduduki balaikota yang merupakan pusat pemerintahan di kota Malang. Konon, Bung Karno juga pernah berpidato lho di tempat ini. Jujur sih semua ini aku dengar ceritanya dari Kakek temenku. Aku gak tahu semua kejadian ini, kan aku belum lahir!!! Tapi yang kutahu sekarang bahwa balaikota Malang saat ini berdiri gagah dengan indahnya dan seringkali taman depan balaikota yang begitu indah dengan diterangi gemerlapan lampu kota, digunakan sebagai tempat &lt;i&gt;pacaran&lt;/i&gt; anak-anak muda. Termasuk aku,hehehe...&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Thanx to: Husni&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-8493285377046607625?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/8493285377046607625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=8493285377046607625' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/8493285377046607625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/8493285377046607625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/kotaku-malang-balaikotaku-sayang.html' title='Kotaku Malang, Balaikotaku Sayang'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-4757884060607865910</id><published>2008-01-15T15:27:00.000-08:00</published><updated>2008-01-15T15:30:51.660-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='personal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='autobiografi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='skripsi'/><title type='text'>Labuku terlantar, Skripsiku tertunda, Lulusku kapan???</title><content type='html'>Secuil derita seorang mahasiswa   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Akhirnya!!! Penantianku selama 1 tahun ini “terbelah juga”. Labu yang telah lama kusimpan, bahkan sampai hampir menjadi busuk, telah ku”kerja”kan.&lt;br /&gt;Asal tahu saja, aku menunda skripsiku sampai hampir 1 tahun cuman gara-gara labu.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Begini ceritanya. Setahun yang lalu aku mengalami kebingungan yang amat sangat. Aku gak tahu harus penelitian tentang apa untuk bahan skripsiku. Setelah aku konsultasi dosen disana-sini dan banyak-banyak browsing internet, akhirnya terbersit juga sebuah ide untuk mengekstrak minyak pangan dari biji labu merah dengan jenis yang berlainan sebagai variasi. Setelah kubuat proposalnya dan kuajukan ke dosen pembimbing, mereka setuju dan mendukung penelitianku. Bahkan aku menjadi sangat optimistis ketika diseminarkan proposalku mendapat nilai A, &lt;i&gt;perfecto!&lt;/i&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Tapi ternyata semua itu gak segampang yang ada dibenakku. Jenis labu yang kubutuhkan ternyata gak gampang untuk ditemui. Aku udah cari disegala penjuru kota Malang, setiap pasar ku&lt;i&gt;ubek-ubek&lt;/i&gt;, tetep aja gak ketemu-ketemu. Aku sempet frustasi, depresi dan sedikit hipertensi (alias mudah marah) kalo ditanya tentang penelitianku. But, Thanks GOD, aku punya temen-temen yang baik &amp;amp; mendukungku disegala situasi. Mereka bantuin cariin bahan penelitianku dan akhirnya ketemu juga. Aku juga menemukan jenis labu yang baru yang ada di Gunung Kawi (Bayangin berburu labu aja sampai ke gunung kawi, sekalian ruwatan hehehe...)&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Dan dengan sedikit mujizat, di awal tahun baru ini, labu tersebut berhasil kukerjakan dan kuambil bijinya untuk dikeringkan dan setelah itu akan diambil minyaknya.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=labu1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/labu1.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=labu2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/labu2.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Dengan semuanya itu, aku optimistis semester ini penelitianku bakal kelar, hehehe.&lt;br /&gt;Tolong, penelitian ini jangan dibajak, uda didaftarin di HaKI, hehehe...&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Thanx to: Joe, Husni dan Risa, buat &lt;i&gt;advice&lt;/i&gt;, semangat dan doanya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-4757884060607865910?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/4757884060607865910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=4757884060607865910' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/4757884060607865910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/4757884060607865910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/labuku-terlantar-skripsiku-tertunda.html' title='Labuku terlantar, Skripsiku tertunda, Lulusku kapan???'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-3879989142998857485</id><published>2008-01-15T15:18:00.000-08:00</published><updated>2008-01-15T15:24:18.399-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='personal'/><title type='text'>Selamat Datang 2008 (Ku sambut dengan optimis)</title><content type='html'>Selamat Tinggal 2007  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;“&lt;i&gt;Hampir semua orang menginginkan hasil yang luar biasa, tetapi mereka tidak pernah bersedia melakukan hal yang luar biasa.”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Kata-kata motivasi yang aku peroleh dari warta jemaat Bethany inilah yang membuatku tersadar dari semua impian dan lamunanku selama ini. Mungkin, dan sangat mungkin, inilah gambaran hidupku selama ini. Seringkali aku menginginkan hal-hal yang luar biasa terjadi dalam kehidupanku yang menurutku berjalan biasa-biasa saja. Tetapi aku hanya berharap dan menunggu “hasil yang luar biasa” itu terjadi dalam hidupku tanpa berusaha sedikitpun. Hidupku terkesan santai dan “tanpa tekanan” dan lama kelamaan semua ini membuat hidupku semakin “malas”.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Di tahun 2007 lalu, tidak banyak hal-hal berguna yang kulakukan dalam hidupku. Hidupku terkesan “STD = Standard banget”. Akan tetapi, di tahun 2008 ini, aku akan menjalani hidupku dengan gaya yang berbeda. Dengan &lt;i&gt;style&lt;/i&gt; yang &lt;i&gt;different&lt;/i&gt;. Dengan etos kerja yang lain. Semoga di tahun ini, AKU LULUS!!! hehehe...&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://s216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/?action=view&amp;amp;current=arbed1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/arbed1.jpg" border="0" alt="Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Selamat datang 2008, ku siap menyambutmu. Lihatlah diriku yang siap untuk menyambut fajar baru. Semoga semangat ini menular juga pada temen-temen, khususnya yang belum lulus and belum mau lulus. &lt;i&gt;I just want to say&lt;/i&gt; “Jangan menambah beban orang tuamu!”&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;“&lt;i&gt;&lt;b&gt;Tuhan memberi pelangi disetiap badai, senyum disetiap air mata, berkat disetiap cobaan, alunan merdu disetiap desah nafas dan jawaban pasti disetiap doa.”&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;I’m ready, 2008!!!&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Thanx to: Joe, Anggun, Vic, dll.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-3879989142998857485?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/3879989142998857485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=3879989142998857485' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/3879989142998857485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/3879989142998857485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2008/01/selamat-datang-2008-ku-sambut-dengan.html' title='Selamat Datang 2008 (Ku sambut dengan optimis)'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-8636289982128983208</id><published>2007-11-22T15:13:00.001-08:00</published><updated>2007-11-22T15:20:12.561-08:00</updated><title type='text'>Chemistry of Love</title><content type='html'>“ Jatuh Cinta Berjuta Indahnya”. Itulah sepenggal lagu dari tante Titiek Puspa, yang seringkali disuarakan kawula muda jika sedang kasmaran. Apalagi jika &lt;i&gt;si Doi&lt;/i&gt; juga memiliki perasaan yang sama. Wah...kloplah. Dunia serasa begitu indah. &lt;u&gt;Tahi kucingpun serasa coklat&lt;/u&gt;. Cinta membawa efek yang begitu luar biasa bagi kehidupan seseorang. Ketika bertemu, berdekatan dan mata saling bertautan dengan &lt;i&gt;si Doi&lt;/i&gt;, jantung serasa seperti meledak. &lt;i&gt;Deg...Deg...Blar...Sorrr...&lt;/i&gt; Rasa aman dan damai saat bersamanya. Pokoknya, begitu indah! Gak bisa diungkapin dengan kata-kata. Asoy...!&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mengapa bisa demikian ya?&lt;/b&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Perasaan cinta itu gak sesimpel itu dijelasin, rumit banget, tapi bisa dijelasin secara ilmiah lho...Para ahli “lovers” (dibaca = ilmuwan cinta), telah lama mempelajari dan menelitinya. Seringkali para muda-mudi berkata :”Cinta itu tergantung ama &lt;i&gt;chemistry&lt;/i&gt;-nya” tetapi mereka gak tahu apa &lt;i&gt;chemistry&lt;/i&gt; itu sebenarnya. Ternyata, memang beneran ada lho &lt;i&gt;chemistry&lt;/i&gt;-nya (rumus kimianya) yang membuat kita bisa merasakan jatuh cinta.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Menurut para ahli (dalam chem-is-try.org), perasaan cinta ini sangat dipengaruhi oleh ketiga senyawa penting yang ada di dalam otak kita. Ketiga senyawa ini adalah:&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;1. &lt;i&gt;Phenyletilamine (PEA)&lt;/i&gt; atau 2-feniletilamina&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.42cm; text-indent: -0.42cm; margin-bottom: 0cm;"&gt; 2. &lt;i&gt;Dopamine&lt;/i&gt; (3-hidroksitiraminihidrogenbromida/klorida atau 3,4-           dihidroksiphenentilamin)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.42cm; text-indent: -0.42cm; margin-bottom: 0cm;"&gt; 3. &lt;i&gt;Nenopinephrine&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.42cm; text-indent: -0.42cm; margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.42cm; text-indent: -0.42cm; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://photobucket.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/strukturcinta.jpg" alt="Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Ketika terjadi kontak antara dua sejoli melalui alat indera (mata), baik itu saling memandang, berdekatan, berbicara, berpelukan...(eit...jangan keterusan, kata nenek itu berbahaya!), dan lain sebagainya maka otak akan terangsang untuk menghasilkan ketiga senyawa “cinta” tersebut. Yang paling berperan dari ketiga senyawa itu adalah PEA. Ternyata, senyawa inilah yang menyebabkan timbulnya perasaan tersipu-sipu dan malu bila berpandangan dengan &lt;i&gt;Doi&lt;/i&gt;. Senyawa PEA ini banyak sekali terkandung dalam makanan coklat. Inilah alasannya, mengapa di hari Valentine (Kasih Sayang), para pemuda-pemudi saling berbagi coklat untuk menunjukkan perasaannya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Otak juga akan memproduksi senyawa &lt;i&gt;Endropin&lt;/i&gt; apabila &lt;i&gt;Doi&lt;/i&gt; berada di dekat kita. Senyawa inilah yang membuat orang merasakan aman, nyaman, tenteram dan damai. Tak ketinggalan pula, otak kecil akan memproduksi senyawa &lt;i&gt;Oxyrocin&lt;/i&gt; yang memiliki peranan dalam hal membuat rasa cinta itu menjadi lebih rukun dan mesra diantara keduanya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;b&gt;Apa sih tanda-tandanya kalau orang mengalami jatuh cinta?&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Dalam sumber yang sama, dijelaskan pula tanda-tanda orang yang mulai merasakan getaran “jatuh cinta”. Gejala-gejalanya sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-top: 0.49cm; margin-bottom: 0cm;"&gt;Malu-malu jika  orang yang dicintai memandanginya.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Tunduk kepada perintah orang yang  dicintai dan mendahulukannya daripada kepentingan diri sendiri.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Memperhatikan perkataan orang yang  dicintai dan mendengarkannya.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Segera menghampiri yang dicintai.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Mencintai apapun yang dicintai  sang kekasih.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Jalan yang dilalui terasa pendek  sekalipun panjang saat mengunjungi orang yang dicintai.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Kaget dan gemetar tatkala  berhadapan dengan orang yang dicintai atau tatkala mendengar namanya  disebut.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Cemburu kepada orang yang  dicintai.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Rela berkorban untuk orang yang  dicintai.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Menyenangi apapun yang  menyenangkan orang yang dicintai.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Tunduk dan patuh kepada orang yang  dicintai.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Menghindari hal-hal yang  merenggangkan hubungan dengan orang yang dicintai dan membuatnya  marah.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0.49cm;"&gt;Adanya kecocokan antara orang  yang mencintai dan yang dicintai.   &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;And please ya, jangan menganggap kalo cinta itu dipersepsikan dengan pacaran tetapi cinta itu juga dapat bermakna persahabatan, kasih sayang dengan orang tua dan keluarga.&lt;br /&gt;Terlebih lagi, ingatlah! Cinta adalah anugerah terbesar yang Dia berikan bagi umat manusia. Oleh karena itu, layaklah kalau cinta untuk-Nya jauh melebihi cinta untuk siapa pun di dunia ini sebab Dia juga telah memberikan Cinta Sejati-Nya kepada kita terlebih dahulu.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-right: 0.32cm; margin-bottom: 0cm;" align="right"&gt;JBU&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-8636289982128983208?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/8636289982128983208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=8636289982128983208' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/8636289982128983208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/8636289982128983208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2007/11/chemistry-of-love.html' title='Chemistry of Love'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-8380728515259520638</id><published>2007-11-15T14:59:00.000-08:00</published><updated>2007-11-15T15:06:03.349-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='drugs'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='solusi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='medicine'/><title type='text'>BALADA JUNKIES!</title><content type='html'>Jatuh ke lubang yang sama untuk kedua kalinya. Itulah kehidupan yang sering dialami para &lt;i&gt;junkies&lt;/i&gt; (pecandu) narkoba. Sebut saja seperti pelawak Polo dan bintang film yang baru-baru ini beritanya menghebohkan dan terus diputar di seluruh infotainment, yaitu Roy Marten. Kehidupan mereka seakan tak bisa lepas dari jeratan narkoba. Padahal mungkin mereka sudah berusaha sekuat tenaga untuk lepas dari belenggu obat-obatan terlarang. Toh mereka juga tetep saja jatuh ke dalam lumpur dosa yang sama.  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Bang Roy (panggilan akrab Roy Marten) pernah mengatakan bahwa dirinya hanyalah korban (pemakai), bukan produsen, bandar maupun pengedar. Bukan pula koruptor, pembunuh atau pencuri. Pemakai narkoba adalah seorang korban. Tetapi mengapa korban ini dijebloskan ke penjara yang sama, jadi satu dengan para penjahat?&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Aku sangat terkesan dengan pernyataan ini. Ditinjau dari segi nalar, memang benar kalau pemakai narkoba adalah korban. Korban dari keadaan lingkungan dan keinginan yang tak benar. Tidak seharusnyalah seorang korban dijebloskan ke penjara, dimana tempat para pelaku kejahatan berada. Bagaimana seorang pecandu ini bisa sembuh dan bertobat jikalau dia ditaruh pada kondisi yang sama bahkan lebih buruk. Apalagi sekarang ini banyak sekali penjara yang dipakai kedok untuk pabrik narkoba. Apakah hukuman penjara bisa menjamin seorang junkies bisa berubah?&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Memang, sudah seharusnyalah seorang pelanggar hukum (seperti &lt;i&gt;junkies&lt;/i&gt;) dihukum tapi apakah tidak lebih tepat bila hukumannya itu dengan “dijebloskan” ke dalam rehabilitasi narkoba, sehingga para sesama &lt;i&gt;ex-junkies&lt;/i&gt; dapat disembuhkan. Disana mereka bisa saling berubah, saling menguatkan dan saling mengingatkan untuk menjauhi narkoba dan memulai hidup baru yang lebih indah. Setelah mereka sembuh dan keluar kemudian mereka diberi hukuman yang bersifat kemanusiaan.&lt;br /&gt;Pak Hakim, sekali lagi, ini cuman saran lho...Tolong dianggap serius!&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Namun, dari semuanya itu, &lt;b&gt;hidup para &lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;junkies&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt; tetap berharga di mata Tuhan! &lt;/b&gt;Adalah tugas kita, sebagai teman dan sahabat yang baik, memberi semangat dan motivasi untuk pantang menyerah kepada mereka agar mereka tak kembali “kambuh” (alias “pake” lagi).&lt;br /&gt;Dukungan kita sangat berarti buat mereka. Janganlah memusuhi karena mereka adalah korban.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;We support u, &lt;i&gt;junkies&lt;/i&gt;!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;Tuhan telah menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepadaNya. Apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak sebab Tuhan menopang tanganNya.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-right: 0.32cm; margin-bottom: 0cm;" align="right"&gt;JBU&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-right: 0.32cm; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-8380728515259520638?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/8380728515259520638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=8380728515259520638' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/8380728515259520638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/8380728515259520638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2007/11/balada-junkies.html' title='BALADA JUNKIES!'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-5803617379887362256</id><published>2007-11-15T14:53:00.000-08:00</published><updated>2007-11-15T14:56:49.463-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politic'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='solusi'/><title type='text'>DEMOKRASI ASYIK???</title><content type='html'>Negara kita adalah negara demokrasi. Itu teorinya. Tapi prakteknya, negara kita malah seringkali terjebak dalam “kesemrawutan”. KESEMRAWUTAN DEMOKRASI!  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Pada dasarnya, sistem demokrasi itu baik. Setiap pribadi memiliki hak untuk bersuara dan menyampaikan pendapatnya. Kemudian dari semua pendapat  akan dimusyawarahkan untuk mencapai kata mufakat. Jadi, sistem ini begitu menuntut setiap pribadi untuk memiliki sikap lapang dada dan mawas diri yang cukup besar. Hal ini disebabkan banyak sekali pendapat dari pribadi yang terlibat, tetapi tidak semua pendapat dapat diterima. Harus diambil pendapat paling baik yang dapat mewakili seluruh pribadi.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Dalam pelaksanaannya, sistem ini seringkali sulit dijalankan dengan benar. Apalagi jika pribadi yang terlibat didalamnya tidak memiliki pikiran jernih, tenggang rasa dan jiwa yang benar-benar demokratis.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Seperti misalnya saja, gak usah jauh-jauh, negara kita sendiri yang ingin meniru demokrasi ala barat. Negara ini begitu mengagung-agungkan demokrasi. Sistem ini dianggap sistem yang paling tepat sehingga diharapkan seluruh aspirasi rakyat dapat ditampung. Rakyat dapat hidup adil, makmur, tenteram, damai, &lt;i&gt;gemah ripah loh jinawi&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;     &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Tapi sayangnya, kenyataannya tidak berbicara demikian. Stabilitas negara, baik politik maupun ekonomi, seringkali mengalami “kesemrawutan”. Banyak sekali protes dan demo dimana-mana dengan alasan demokrasi. Pemerintah tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik, hanya gara-gara persaingan “kursi”. Kepentingan politik selalu diutamakan daripada kepentingan publik. &lt;i&gt;Money politic&lt;/i&gt; selalu diandalkan setiap kali ada pemilu. Tidak dapat menerima ketika pendapatnya atau kubunya kalah. Lalu terjadi pengrusakan dimana-mana melibatkan massa yang tak tahu apa-apa.&lt;br /&gt;Inikah gambaran demokrasi?&lt;br /&gt;Dimana bagusnya?&lt;br /&gt;Apakah ada yang salah dengan sistem demokrasi di negeri ini?&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Aku sangat tertarik dengan pendapat Lee Kuan Yew, pendiri Singapura, sebagaimana dikutip &lt;i&gt;The Straits Times&lt;/i&gt;, &lt;b&gt;“...lebih banyak protes...Seperti itukah demokrasi?”&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Menurutnya, demokrasi ala barat tidak pas untuk Singapura. Lee lebih menyukai tidak memakai sistem itu asal stabilitas negara terjaga. Investor tidak akan menanam uang kalau negaranya terus dilanda kekacauan. Stabilitas bagi investor lebih penting dibanding demokrasi yang sering didengung-dengungkan media-media barat. Lee menerapkan pentingnya undang-undang yang melarang pembelot dan aktivitas politik. Semua itu dilakukan untuk menjaga stabilitas yang membantu keberhasilan perekonomian.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Lee telah membuktikannya. Negaranya yang kecil, Singapura, secara ekonomi paling maju di Asia Tenggara. Singapura juga merupakan salah satu negara yang secara politik paling stabil dalam kawasan tersebut. Ribuan perusahaan asing pun menjadikan Singapura sebagai markas operasional.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Kita seharusnya bisa mencontoh kesuksesan negara tetangga. Sebenarnya sistem demokrasi sangat bagus, tapi “orang-orang kita” yang belum siap untuk menerimanya. Ditambah lagi, negara kita sangat luas wilayahnya dan multirasial. Kita masih saja “primitif” dalam memandang dan menjalankan sesuatu. Apalagi 2 tahun mendatang, kita akan menyambut pesta demokrasi terbesar di negara kita. Marilah kita semua berubah sesuai dengan pembaharuan budi kita masing-masing. Kita tidak ingin uang bertriliun-triliun untuk pesta demokrasi “menguap” begitu saja, tanpa ada perubahan yang berarti di negeri kita tercinta.&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Apakah kita sudah siap?&lt;br /&gt;Menyongsong PEMILU 2009!&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-right: 0.32cm; margin-bottom: 0cm;" align="right"&gt;JBU  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-right: 0.32cm; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-5803617379887362256?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/5803617379887362256/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=5803617379887362256' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/5803617379887362256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/5803617379887362256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2007/11/demokrasi-asyik.html' title='DEMOKRASI ASYIK???'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-2951424085658298174</id><published>2007-11-15T14:47:00.000-08:00</published><updated>2007-11-15T15:42:49.808-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='personal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poetry'/><title type='text'>NALURIKU</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://photobucket.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/P1010162.jpg" alt="Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Apakah peranku di dunia?&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Seberapa pentingkah hidupku?&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Dapatkah aku mewarnai dunia?&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Bergunakah diriku?&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Aku tahu siapa diriku&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Aku sadar apa saja potensiku&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Aku mengerti seberapa besar semangatku untuk mewarnai dunia&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Tenang tenanglah jiwaku&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Tak perlu ku gelisah&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Karena aku mengenal diriku&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Aku adalah aku&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Inilah aku&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Jika aku tidak bisa menjadi pohon cemara dibukit&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Yang akan berdiri gagah, menaungi dan meneduhkan,&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Aku akan menjadi belukar yang indah di tepi parit&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Yang akan menghiasi dan mewarnai padang&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Jika aku tidak bisa menjadi mawar yang indah di taman,&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Aku akan menjadi rumput yang membuat jalan-jalan semarak&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Jika aku tidak bisa menjadi komandan yang berwibawa,&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Aku akan menjadi prajurit yang tangguh dan pantang menyerah&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Bukan kebesaran yang menentukan menang atau kalah&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Berguna atau dibuang&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Tetapi kewajaranlah yang menentukannya&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;Sebab itu, inilah aku apa adanya dan menjadi dewasa&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-2951424085658298174?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/2951424085658298174/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=2951424085658298174' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/2951424085658298174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/2951424085658298174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2007/11/naluriku.html' title='NALURIKU'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-6873984245302980873</id><published>2007-11-12T17:42:00.000-08:00</published><updated>2007-11-12T19:36:43.702-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biografi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='personal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='friend'/><title type='text'>JOSEPH “FREAK”</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;a href="http://photobucket.com" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i162.photobucket.com/albums/t256/murasawa/Nelson.jpg" border="0" alt="Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya Yoseph Leonardo Samudra. Aku biasa memanggilnya Jo. Mungkin banyak yang mengira bahwa ia bersaudara atau minimal kenal dengan teroris terkenal, yaitu Imam Samudra. Meskipun mereka berdua menggandeng nama belakang yang sama, tapi nasib mereka benar-benar berbeda. Jo memiliki kehidupan yang lebih “menawan” menurutku. Namun, mereka berdua  memiliki kesamaan, yaitu sama-sama “keras kepala” (dibaca = teguh pendirian). Bila sudah mempunyai suatu prinsip atau konsep pemikiran maka akan sulit sekali diubah/ditentang.  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Dia lahir dari keluarga medis, keluarga yang menurutku sakinah dan harmonis. Ibunya bekerja sebagai perawat di sebuah rumah sakit dan bapaknya mantan kontraktor (jangan lupa ya pren, magangkan aku di tempat ibumu, hehehe...Dasar koneksi!). Tapi sayangnya, Jo seringkali menganggap bahwa dirinya telah terlahir di suatu keluarga yang &lt;i&gt;aneh&lt;/i&gt;. Aku tidak tahu maksudnya itu, tapi aku jadi ngerti mengapa hidupnya “aneh” dengan pemikiran yang “nyeleneh”.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Memang sih, Jo seringkali bergonta-ganti prinsip/pemikiran. Tapi, jika Jo sudah memegang suatu konsep pemikiran tertentu maka Jo akan mempertahankannya dan akan sangat sulit untuk di”aransemen”. Pemikirannya terkadang bagus dan membangun, tapi seringkali pula pemikirannya itu membuat orang-orang di sekitarnya menjadi bergidik ngeri dan kemudian pergi menjauhinya karena tak ingin kalah berdebat dengan dirinya. Diriku saja seringkali tak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan “gila” dari dirinya dan seringkali pula diriku hanya menjawab melalui senyuman (hehehe...sory ya bro. Abisnya sulit banget sih untuk dijawab). Oh ya, pasti banyak yang penasaran, apa saja sih pemikiran-pemikiran anehnya. Bagi yang uda mengenal Jo, pasti tahu dan me”rasa”kannya. Bagi yang belum, di lain edisi aja deh aku beberin, apa aja pemikiran-pemikiran anehnya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Jo pernah bilang padaku kalo dirinya bukan seorang idealis (karena menurut Jo, seorang idealis harus mempunyai hidup yang ideal sedangkan hidup Jo jauh dari kata ideal). Menurutnya, seorang moralis lebih tepat menggambarkan dirinya. (I’m agree with u about this bro...1000%). Tapi bukan berarti Jo memiliki moral yang baik namun lebih tepatnya Jo suka sekali mempelajari dan mengkritik habis-habisan moral orang lain, hehehe...)&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Yang aku suka dari sifatnya adalah kejujurannya dan kesabarannya. Sungguh...RUAR BIASA...sulit ditandingi. Jo sangat benci dengan kemunafikan. Tak jarang Jo “mengoyak” hati orang-orang yang menurutnya “gak bener”, bahkan seringkali pula akulah sasarannya. Jo will said “white” if really “white” and “red” if really “red”. Aku sangat salut dengan kejujurannya yang berani (bahkan aku khawatir...Jo bakal sulit tinggal lama di bumi, hehehe...).&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Namun Jo memiliki kebiasaan buruk yang sulit untuk ditinggalkan, yaitu DUGEM alias “dunia gemuk”. He call “wisata kuliner”. Jika punya uang sedikit berlebih, Jo bakal keliling mall untuk cari makanan yang “gak biasa” (dibaca = mahal banget, 1 porsi nyampek 50 ribu). Padahal sekali makan bisa habisin 2 porsi “kuli” boo...Namun, setelah “berpesta”, Jo harus siap-siap &lt;i&gt;hibernasi &lt;/i&gt;alias puasa minimal 2 hari-an, hehehe...becanda Jo. Tapi herannya, Jo gak bisa gemuk meski makannya bejibun. Aku seringkali iri dengan talentanya yang satu ini.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Dari semuanya itu, aku bersyukur banget berteman dengannya. Jo adalah inspirasiku, sahabat sejatiku, teman &lt;i&gt;traveling&lt;/i&gt;, partner setiaku. Kita berdua bisa digambarkan seperti tokoh kartun Tintin (aku tintinya, Jo snowynya, hihihi...) yang selalu pergi bersama-sama.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;I always be with u, wherever u go!&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;I love u, bro...&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-right: 0.32cm; margin-bottom: 0cm;" align="right"&gt; JBU                                         &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-6873984245302980873?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/6873984245302980873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=6873984245302980873' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/6873984245302980873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/6873984245302980873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2007/11/joseph-freak.html' title='JOSEPH “FREAK”'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5599509645851605111.post-7987429243512201446</id><published>2007-11-12T17:14:00.000-08:00</published><updated>2007-11-12T17:23:34.003-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='personal'/><title type='text'>It’s Me...I am SPECIAL!!!</title><content type='html'>Untuk apa aku dilahirkan?   &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Mengapa aku dilahirkan seperti ini?  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Apa tujuan hidupku?&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Itulah pertanyaan yang seringkali aku munculkan dalam otakku.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Hai, namaku Arbed, temen-temenku sering memanggilku dengan panggilan Go Bed, Jojo, Gendut dan sebagainya. Terserah mereka mau memanggilku apa! Sesuka hatilah.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Di usiaku yang menginjak dewasa ini, tubuhku masih saja keliatan seperti anak kecil yang berusia 10 tahunan. Apalagi dengan perut gede yang selalu kubawa kemana-mana, kloplah sudah penderitaanku!&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Banyak orang yang tertawa, bahkan sering menghinaku ketika bertemu aku. Ada yang mengatakan lucu-lah, gendut-lah,kerdil-lah,anak kecil-lah, apa-lah. Semua itu membuatku minder bila berhadapan dengan orang lain. Seringkali membuatku untuk menutup diri. Belum lagi kecemasan mengenai jodoh, karir, masa depan, dll. Siapa yang mau jadi jodohku??? Jadi apa aku nanti???&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;But, Thanks GOD! Itu semua adalah masa laluku. Sebelum aku benar-benar mengenal Penciptaku. Dialah yang membuatku menyadari adanya cinta sejati. Now, aku adalah ciptaan yang baru. Inilah aku...Aku SPESIAL!&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Seperti ulat yang harus menjadi kepompong untuk menjadi seekor kupu-kupu yang indah. Seperti batu yang tak berharga yang ditempa dan diasah berkali-kali untuk menjadi sebuah permata yang bernilai. Itulah hidupku di tanganMu. Kau membentuk hidupku. Memang awalnya sakit tapi indah pada akhirnya. Aku percaya hidupku penuh dengan pengharapan. Aku akan terus mengasah seluruh potensi yang aku punya karena aku percaya, aku berharga.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Hidup itu pilihan! Kita tinggal memilih, apakah kita hidup dalam kecemasan dan kekuatiran ataukah hidup dalam pengharapan dan kasih. Kebahagiaan adalah sesuatu yang kita putuskan sendiri. Kita bisa memilih untuk tetap berbaring di kamar tidur dan mengeluh tentang kesulitan-kesulitan yang disebabkan karena organ-organ tubuh kita yang tak sempurna, atau turun dari tempat tidur dan bersyukur untuk bagian-bagian yang masih berfungsi.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Ketika aku memutuskan untuk memilih opsi yang kedua, WOW...It’s Amazing! Semuanya menjadi begitu indah...Kini bagiku, setiap hari merupakan hadiah yang tak ternilai yang akan aku gunakan sebaik-baiknya.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Aku jadi mengerti mengapa Penciptaku membentukku seperti ini. Aku dibentuk untuk menjadi lain daripada yang lain karena diriku begitu istimewa. I believe it!&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Sekarang Dunia, dengarlah! I am coming. Inilah aku. Dengan segala potensi yang ada padaku. Sambut aku!!!&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Welcome to My Beautiful Life!&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5599509645851605111-7987429243512201446?l=arbedkimiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/feeds/7987429243512201446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5599509645851605111&amp;postID=7987429243512201446' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/7987429243512201446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5599509645851605111/posts/default/7987429243512201446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arbedkimiawan.blogspot.com/2007/11/its-mei-am-special.html' title='It’s Me...I am SPECIAL!!!'/><author><name>arbedkimiawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10795926401146976472</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://i216.photobucket.com/albums/cc22/arbedkimiawan/FuNk747.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
